"Selamat datang di website resmi KKG Pendidikan Agama Islam Medan Amplas. Kami siap menjadi mitra dalam memperkaya wawasan, berbagi pengalaman, dan memperkuat jaringan kolaboratif untuk kemajuan pendidikan agama Islam di Medan Amplas."

Diskusi Teras Literasi UINSU Bahas Tantangan Mengajar Agama di Era Algoritma


Medan, 7 Juli 2026 – Pascasarjana UIN Sumatera Utara bersama KKG PAI Kota Medan
menyelenggarakan Diskusi Teras Literasi dengan tema “Mengajar Agama di Era Algoritma: Tantangan Guru PAI, Etika Pembelajaran, dan Penguatan Akademik Pascasarjana” di Halaman Teras Literasi Pascasarjana UIN Sumatera Utara, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB ini menjadi ruang dialog bagi para guru Pendidikan Agama Islam (PAI), akademisi, dan pemangku kepentingan pendidikan untuk membahas dinamika pembelajaran agama di tengah perkembangan teknologi digital dan algoritma media sosial.



Kolaborasi akademik dan penguatan kompetensi guru

Diskusi ini menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi di bidang pendidikan agama Islam dan pengembangan akademik, yaitu:

Ummi Nadrah Nasution, M.Pd – Guru PAI UPT SDN 064954 Medan Amplas ( Sekretaris KKG Medan Amplas dan Bendahara KKG kota Medan) 

Prof. Dr. Nurusakinah Daulay, M.Psi – Direktur Pascasarjana UINSU

Prof. Dr. Rusydi Ananda, M.Pd – Kaprodi S3 PAI UINSU

Hari Suyandi R, S.Pd.I, MH – Sekretaris KKG PAI Kota Medan






Para narasumber menekankan pentingnya guru PAI untuk mampu beradaptasi dengan perubahan pola belajar peserta didik yang kini banyak dipengaruhi oleh teknologi digital. Selain itu, etika dalam proses pembelajaran dan penguatan kapasitas akademik guru juga menjadi perhatian utama dalam diskusi tersebut.

Menjawab tantangan era digital

Dalam pemaparannya, narasumber menggarisbawahi bahwa era algoritma menghadirkan tantangan baru bagi guru PAI, terutama dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan karakter peserta didik di tengah arus informasi yang sangat cepat.

Guru PAI dituntut tidak hanya menguasai materi ajar, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi secara bijak untuk mendukung proses pembelajaran yang efektif, menarik, dan tetap berlandaskan etika pendidikan.

Selain itu, penguatan akademik pascasarjana dipandang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan pendidikan masa kini. Program studi pascasarjana di bidang PAI diharapkan dapat menjadi wadah pengembangan keilmuan dan profesionalisme guru.

Ketua KKG PAI Kota Medan Muhammad Azwar, M. Pd mengucapkan terimakasih kepada pasca sarjana UIN SU yang telah memfasilitasi kegiatan ini sebagai upaya memperkuat kolaborasi antara guru PAI dan perguruan tinggi dalam meningkatkan mutu pendidikan agama Islam di Kota Medan.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membuka ruang diskusi dan berbagi pengalaman antara praktisi pendidikan dan akademisi. Dengan sinergi yang baik, guru PAI dapat terus meningkatkan kompetensi dan kualitas pembelajaran di sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana UINSU, Prof. Dr. Nurusakinah Daulay, M.Psi, menegaskan komitmen UINSU dalam mendukung pengembangan kapasitas guru melalui kegiatan akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini dihadiri  wakil direktur pasca sarjana UIN SU Prof. Dr. Salamuddin MA, Bapak KTU Muhammad Ikhbal Saiful MH, Kaprodi S3 studi Islam Dr. Faisal Riza, MA

Diskusi ini di hadiri seluruh GPAI setiap kecamatan di kota Medan, untuk Medan Amplas diwakili oleh Adi Dannur, S. Pd. I

Diskusi Teras Literasi ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi para guru PAI dalam merancang pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai moral dan spiritual yang menjadi inti pendidikan agama Islam.

Melalui kegiatan ini, KKG PAI Kota Medan dan Pascasarjana UINSU menunjukkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif, beretika, dan berorientasi pada penguatan karakter peserta didik.

Dengan terselenggaranya diskusi ini, diharapkan para guru PAI semakin siap menghadapi tantangan era digital dan mampu menjadi pendidik yang inovatif, profesional, serta berkontribusi dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia dan berdaya saing.



Sumber: KKG PAI Medan Amplas


0 Komentar